RUMAH MOTIVASI ONLINE, ditulis oleh Cecep Y Pramana
Twitter: @CepPangeran |
Path: Cepy Pramana | Facebook: Cepy Pramana | Instagram: CepPangeran | Foursquare: Cecep Y Pramana | Kompasiana: cepypramana


Kamis, 12 Januari 2017

Tarbiyah, Jangan Berhenti


Tarbiyah sebagai sarana pembentukan diri bagi aktivis tidak boleh kendur, macet apalagi berhenti, dalam kondisi apapun.

Mereka yang berada dalam barisan dakwah harus terus menerus ‘mentarbiyah diri’ menjadi satu aktivitas yang harus terus berjalan, tidak kendur, mandeg, atau sekalipun berhenti sejenak.

Karena tarbiyah merupakan titik tolak bagi aktivis dalam membina diri, mentarbiyah diri menuju kepribadian muslim shalih mushlih. Apalagi ditambah iklim yang terjadi di sekitar kita sangat berperan menjadi penghalang serius untuk mencapai cita-cita mulia tersebut.

Banyak ujian, hadangan bahkan tikungan-tikungan tajam yang berbahaya, berada di kiri dan kanan jalan yang akan menjerumuskannya ke dalam jurang terjal.

Maka, tarbiyah sebagai jawaban untuk membina diri bagi seorang aktivis dalam menghadapi keadaan tersebut yang harus tetap berjalan.

Mandegnya tarbiyah atau berhentinya tarbiyah dapat berpengaruh pada ketahanan mental dan maknawiyah aktivis yang melemah. Kelemahan ini terkadang menjadi sebab dari berbagai problematika aktivis, baik skala personal maupun sosial.

Karena itu, dalam situasi apapun tarbiyah harus terus berjalan. Bila ia mendapatkan rintangan dan gangguan dari kiri, maka ia harus memutar haluan dengan cepat ke kanan. Begitu juga sebaliknya, bila ada hadangan dan gangguan dari sebelah kanan, maka ia pun harus menyikapinya dengan cepat berbelok ke kiri.

Artinya, meski banyak yang menghalangi, merintangi bahkan menghambat, tarbiyah harus terus jalan, bergulir dari berbagai arah sehingga ia selalu mengalir dengan lancar.

:: Cecep Y Pramana | Twitter: @CepPangeran | Facebook: Cepy Pramana | Path: Cepy Pramana | Instagram: CepPangeran | LINE @CepPangeran


Artikel Terkait:



0 komentar :

Posting Komentar