RUMAH MOTIVASI ONLINE, ditulis oleh Cecep Y Pramana
Twitter: @CepPangeran |
Path: Cepy Pramana | Facebook: Cepy Pramana | Instagram: CepPangeran | Foursquare: Cecep Y Pramana | Kompasiana: cepypramana


Jumat, 26 Februari 2016

Berteman Karena Iman


Di dalam Alquran surat Az Zukhruf (43) ayat 67, Allah SWT berfirman,“ Teman-teman akrab pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa”. Ya, berteman karena iman menjadi satu amal yang akan langgeng hingga akhirat.

Ketika kita bersahabat bukan karena dasar iman dan kecintaan pada Allah Allah SWT, maka kelak persahabatan itu mungkin saja berbalik menjadi permusuhan di hari kiamat.

Apalagi jika teman dan sahabat itu sering mengajak atau menjerumuskan ke dalam perbuatan-perbuatan yang dimurkai Allah SWT, maka bisa dipastikan bahwa dia akan menjadi musuh yang nyata bagi kita di hari kiamat nanti. Ini harusnya bisa membuat kita berpikir bahwa orang-orang yang menjadi teman akrab kita di dunia, belum tentu akan menjadi teman akrab ketika di akhirat nanti.

Prinsip menolong teman dalam Islam bukanlah berdasarkan permintaan dan keinginan hawa nafsu sang teman. Tetapi lebih dari itu, prinsip menolong teman adalah keinginan untuk menunjukkan dan memberi kebaikan, menjelaskan kebenaran dan tidak menipu serta berbasa-basi dengan mereka dalam urusan agama Allah SWT.

Termasuk di dalamnya adalah amar ma’ruf nahi mungkar, meskipun bertentangan dengan keinginan teman. Adapun mengikuti kemauan teman yang keliru dengan alasan apapun, solidaritas atau berbasa-basi dengan mereka atas nama persahabatan, supaya mereka tidak lari dan meninggalkan kita (pertemanan), maka yang demikian ini bukanlah tuntunan berteman dalam Islam.

Termasuk bumbu pergaulan dan persaudaraan adalah berbaik sangka kepada sesama teman, yaitu selalu berfikir positif dan memaknai setiap sikap dan ucapan orang lain dengan persepsi dan gambaran yang baik, tidak ditafsirkan negatif.

Lihat dan dengarkanlah perkataan Nabi junjungan kita, Muhammad SAW. Nabi SAW pernah bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, “Jauhilah oleh kalian berburuk sangka, karena buruk sangka adalah pembicaraan yang paling dusta”.

: Cecep Y Pramana | Twitter: @CepPangeran | Facebook: Cepy Pramana | Path: Cepy Pramana | Instagram: CepPangeran | LINE @CepPangeran



Artikel Terkait:



0 komentar :

Posting Komentar