RUMAH MOTIVASI ONLINE, ditulis oleh Cecep Y Pramana
Twitter: @CepPangeran |
Path: Cepy Pramana | Facebook: Cepy Pramana | Instagram: CepPangeran | Foursquare: Cecep Y Pramana | Kompasiana: cepypramana


Selasa, 24 November 2015

Memaafkan


Jika kita mampu merasakan sakit, maka kita juga dapat menyembuhkan luka itu. Ketika seseorang telah membuat kita marah, frustrasi, kesal, tersinggung atau membuat kita merasa sakit hati dengan cara lain, maka kita juga telah menjadi peserta aktif dalam sakit hati itu.

Dan strategi terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan melewatinya. Sakit hati kita karena merasa semua itu milik kita, dan sejauh kita telah memilih untuk mengalami hal itu. Jadi, buatlah pilihan tepat untuk berhenti mengalaminya.

Pengampunan dan kata maaf jauh lebih bermanfaat bagi kita daripada orang yang kita maafkan. Jadi, dengan segala cara berlatihlah untuk hal itu. Karena semakin lama kita menunda maaf, maka kita akan semakin menjadi korban sakit.

Tidak peduli seberapa sakitnya hal itu sebagai tindakan lain terhadap kita, karena sinyal maaf bahwa kita tidak bersedia untuk berpartisipasi menjadikan diri kita sebagai korban sakit.

Ini adalah strategi yang kuat untuk kita semua. Maafkanlah, maka hal itu akan membuat hidup kita lebih positif, produktif, menyenangkan dan sangat memuaskan.

:: Cecep Y Pramana | Facebook: Cepy Pramana | Twitter: @CepPangeran | Path: Cepy Pramana | LINE @CepPangeran | Instagram: CepPangeran



Artikel Terkait:



0 komentar :

Posting Komentar