RUMAH MOTIVASI ONLINE, ditulis oleh Cecep Y Pramana
Twitter: @CepPangeran |
Path: Cepy Pramana | Facebook: Cepy Pramana | Instagram: CepPangeran | Foursquare: Cecep Y Pramana | Kompasiana: cepypramana


Minggu, 01 Februari 2015

Menopause

Istilah menopause tentunya diperuntukkan bagi wanita yang putus haid atau wanita yang tidak haid lagi-lagi banyak pendapat dikalangan akademis,medis dan dokter mengenai umur menopause bagi wanita.

Bagaimanakah pendapat dikalangan para ulama mengenai menopause?

Ikhtilalaful 'ulama (para ulama berselisih) pendapat mengenai usia menopause, sebagian berpendapat 50 tahun dan yang lainnnya berpendapat 60 tahun.

dan juga ada yang lain berpendapat bahwa tidak ada batas umur menopause bagi wanita.salah satu pendapat ini adalah yang diutarakan oleh syekhul Islam Ibnu Taimiyyah, ia berkata:

"Umur putus haid itu berbeda antara seorang perempuan dan perempuan lainnya. Tidak ada batas umur yang disepakati oleh perempuan" (Ibnu Taimiyyah)

Tentunya agama islam sangatlah memperhatikan wanita yang sudah umur menopause, salah satu di antaranya tentang IDDAH WANITA DITALAK KETIKA MENOPAUSE. Lalu, adakah iddah bagi wanita yang sudah menopause?

Ketika seorang suami mentalak istrinya yang sudah menopause, maka iddahnya 3 bulan. Keputusan masa iddah ini, Allah yang menentukkannya dalam firmannnya: "Dan perempuan-perempuan yang putus asa dari haidh di antara perempuan-perempuanmu jika kamu ragu-ragu (tentang masa iddah) maka iddah mereka adalah 3 bulan dan begitu pula perempuan-perempuan yang tidak haid....” (QS At Talaq: 4)

Sebab turun QS 65: 4 di atas menjadi jawaban atas seorang yang bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai iddah anak-anak perempuan, perempuan tua yang putus haidnya dan perempuan hamil.

Dari hadits jarir disebutkan bahwa ia bertanya “Ya Rasulullah, ada wanita beberapa orang di madinah ketika turunnya surat Al Baqarah tentang iddah perempuan, mereka berkata, “Sesungguhnya masih ada lagi tentang iddah perempuan yang belum tersebut dalam Al Qur'an yaitu anak-anak perempuan, perempuan tua yang putus haidnya,dan perempuan hamil." Jarir berkata, lalu turun ayat mengenai yang putus haidnya, QS 65: 4.

Maha besar Allah yang telah mengatur bagi hamba-hambaNya


: Artikel oleh: Ustadz Rosihan Anwar, MA | sekarang tinggal di Jakarta Timur



Artikel Terkait:



0 komentar :

Posting Komentar