RUMAH MOTIVASI ONLINE, ditulis oleh Cecep Y Pramana
Twitter: @CepPangeran |
Path: Cepy Pramana | Facebook: Cepy Pramana | Instagram: CepPangeran | Foursquare: Cecep Y Pramana | Kompasiana: cepypramana


Senin, 05 Januari 2015

Totok Punggung, Terapi Untuk Semua Penyakit


Selama dua hari, sejak hari Sabtu hingga Minggu, tanggal 3-4 Januari 2015 pukul 09.00-15.00 WIB, Masjid Darul Ittihad, Komplek Bumi Dirgantara Permai, Taman Jatisari Permai, Jatiasih, Bekasi mengadakan pelatihan Totok Punggung Pro Health bersama ustadz Abdurrahman dan diikuti sebanyak 19 peserta.

Hari pertama, pelatihan diisi dengan teori yang disampaikan langsung oleh ustadz Abdurrahman. “Semua penyakit yang ada di dalam tubuh kita ini banyak karena tidak lancarnya aliran darah dalam tubuh. Sudah selayaknya tiap aktifitas yang kita lakukan akan mempengaruhi kinerja setiap sistem organ tubuh kita menurut kodratnya masing-masing atau sesuai sunatullah”.

Demikian disampaikan ustadz Abdurrahman membuka pelatihan totok punggung, di hari pertama.

“Terkadang, tanpa disadari dari tiap gerak serta aktivitas, ditambah dengan pola hidup yang tidak sehat dan tak teratur dapat menghambat kinerja organ tubuh kita. Dan dengan izin Allah, totok punggung bisa menjadi salah satu pengobatan utama untuk semua terapi penyakit,” kata ustadz Abdurrahman kepada para peserta.

Totok punggung merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi masalah kemacetan maupun ketidaksingkronan dalam organ tubuh kita. Simple dan praktis, bisa untuk semua kalangan, baik kaya maupun miskin, tua, muda, bayi, anak-anak dan juga wanita hamil, insya Allah aman dalam aktivitas totok ini. Simple dan praktis karena hanya menggunakan jari tangan yang ada pada kita (kecuali beberapa orang tertentu).

Jadi, tidak menutup kemungkinan bagi siapa saja yang ingin mempelajarinya. Umumnya 3 jari yang digunakan untuk aktivitas totok yakni telunjuk, tengah dan manis.

Dan tidak menutup kemungkinan jari jempol ikut aktif untuk hal tertentu. Dikatakan totok punggung karena dilakukan hanya pada area punggung saja, mulai dari bahu kiri dan kanan, tengah bagian belakang leher sampai pinggul.

Lalu, pertanyaannya adalah, mengapa hanya di daerah punggung saja yang di totok?. Jawabnya, karena di daerah itulah sangat jelas terlihat dan terasa (saat ditotok) terdapat adanya gangguan pada aliran darah kita maupun kelainan organ tubuh lainnya.

Jika terjadi penyumbatan atau terganggunya organ tubuh, maka saat ditotok akan terasa adanya ganjalan dan bagi yang ditotok akan merasakan sakit atau sebaliknya merasa nyaman jika dibagian tertentu ditotok.

Jika mengalami banyak penyumbatan, maka akan terlihat dengan jelas setelah ditotok. Jika kita masuk angina, lebih baik ditotok saja, lebih aman ketimbang jika dikerok, karena tidak berakibat terbukanya pori-pori tubuh.

Efek setelah ditotok jika ada penyumbatan/angin bisa merasa linu atau pegal pada bagian yang mengalami masalah pada malam hari dan keesokannya sesuai dengan kasusnya.

Apalagi jika pertama kali baru ditotok, maka akan lebih terasa sekali linu atau pegalnya sesuai dengan masalah pada tubuh, namun untuk kedua kali dan selanjutnya, maka akan berkurang seiring berkurangnya penyumbatan dan mengalirnya aliran darah dengan lancar.

Dengan totok punggung, kata ustadz Abdurrahman, maka aliran darah dalam tubuh kita akan lancar karena semua pusat syaraf dan pusat penyumbatan aliran darah dalam tubuh ada di punggung. Totok punggung ini akan membantu mendeteksi penyakit kita, di aliran manakah darah tersumbat, langsung dari sumbernya.

Ustadz Abdurrahman juga banyak bercerita terkait beberapa pasien totok punggung yang ditanganinya mengaku banyak mengalami perubahan dalam diri bahkan setelah pertama kali datang.

Salah satu pasien yang menderita vertigo akut, bahkan divonis dokter terkena masalah pada otaknya, namun, pasien tersebut merasa sakit pada punggungnya sehingga tidak bisa menunaikan shalat shubuh dan isya secara normal.

Dokter mengatakan, bahwa masalah penyumbatan aliran darah ada di otak karena setelah di cek di lab, tidak ada gangguan tertentu di organ-organ tubuhnya.

Namun, pasien tersebut tetap merasa aneh, karena disamping kepalanya, punggungnya juga terasa sangat sakit sekali. Dan sumber penyakit vertigonya pun tidak ditemukan.

"Alhamdulillah, dengan izin Allah, pasien tersebut pergi ke klinik Totok Punggung Pro Health. Ternyata ada aliran darah di jantung yang tersumbat, sehingga oksigen yang menuju otak seharusnya lancar, menjadi tidak lancar. Inilah yang menyebabkan sakit vertigo yang begitu hebat di kepalanya. Lalu, sumber penyumbatan yang ada di jantung diurai melalui pengobatan totok punggung, dan sampai saat ini pasien tersebut tidak lagi mengeluh sakit vertigo,” cerita ustadz Abdurrahman.

Mendengar cerita yang disampaikan ustadz, saya pun membenarkan cerita yang disampaikan ustadz Abdurrahman. Karena, saya pun merasakan sakit vertigo yang cukup mengganggu. Karena itu di hari kedua, Minggu 4 Januari 2015, saya menjadi peserta nomor 2 yang ikut maju untuk di totok punggung.

Kini, klinik Totok Punggung Pro Health yang telah dibuka pada 2011 ini sudah berkembang menjadi 6 klinik. Berbagai testimoni tentang totok punggung ini juga juga disampaikan ustadz Abdurrahman, mulai dari penyakit jantung, ginjal, hernia, diabet, parkinson, syaraf terjepit, dan lainnya berangsur sembu setelah satu kali ditotok punggungnya.

Peserta juga diberikan informasi terkait emergency yang harus dilakukan dengan totok punggung jika suatu saat bertemu dengan orang yang membutuhkan penanganan segera.

Ustadz Abdurrahman juga bercerita tentang seorang bapak yang sudah satu bulan namun susah untuk menggerakkan leher. “Setelah di totok punggung, alhamdulillah, lehernya bisa kembali digerakkan,” cerita ustadz Abdurrahman.

Ustadz Abdurrahman juga mengungkapkan, bahwa membangun klinik totok punggung tersebut, landasan utamanya adalah karena misi dakwah. “Saya ingin, semua masyarakat tidak lagi konsumtif dengan obat-obatan kimia yang justru akan membunuh manusia sendiri,” ungkap ustadz Abdurrahman.

Dengan pengobatan totok punggung ini, rumah sakit bisa menjadi pengobatan alternatif karena bila masyarakat bisa mengobati diri mereka sendiri, maka kemungkinan kecil, tidak akan ada lagi antrian kartu sehat di rumah sakit.

Ustadz Abdurrahman juga mengungkapkan bahwa dirinya selalu terbuka dengan mengundang mereka yang ingin belajar mengenai dahsyatnya manfaat totok punggung dan tatacara totok punggung setiap sebulan sekali di klinik Prima Petamburan I, Pedurenan Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi (dekat Kantor Kelurahan Jatiluhur)

Alamat:
Klinik Prima Pedurenan 1 No.63A RT 008/02 Pedurenan, Kel. Jatiluhur, Kec. Jatiasih, Kota Bekasi

Patokan:
Keluar Tol Jatiasih turun di Komsen (lampu merah) lalu naik angkot K 44 (warna merah), turun di Masjid Nurul A'la lalu masuk jalan sebelah kiri +/- 120 meter trus belok kanan, setelah lapangan bola ada plank kayu bertuliskan WARNET

: Cecep Y Pramana | Twitter: @CepPangeran Path: Cepy Pramana Instagram: CepPangeran



Artikel Terkait:



13 komentar :

Posting Komentar