RUMAH MOTIVASI ONLINE, ditulis oleh Cecep Y Pramana
Twitter: @CepPangeran |
Path: Cepy Pramana | Facebook: Cepy Pramana | Instagram: CepPangeran | Foursquare: Cecep Y Pramana | Kompasiana: cepypramana


Rabu, 21 Januari 2015

Menggabungkan Dua Iman

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Iman itu mempunyai lebih dari tujuh puluh bagian, yang paling tinggi adalah syahadat bahwa tiada Tuhan selain Allah, sedangkan yang paling rendah adalah membuang sesuatu yang membahayakan dari jalan”.

Tangan yang tersentuh iman, tak akan sudi membuang sampah bukan pada tempatnya Tangan yang berbungkus iman, mudah memungut kotoran dan sesuatu yang ia lihat menggangu di tengah jalan

Tidakkah engkau mendengar bahwa Nabi SAW melaknat mereka yang membuang kotoran, dibawah pohon yang berbuah, ditengah jalan dan di sumber air?

Bagaimana bisa mereka yang baru saja shalat, membaca Al Qur’an, namun ringan tangannya untuk mencemari lingkungan, seakan akan ibadah tak memiliki atsar, impact atau pengaruh dalam keseharian.

Lihatlah jika usai shalat Ied, yang katanya merayakan kemenangan, namun menyisakan sampah koran yang menggunung, balutlah tanganmu dengan iman, bungkus rapat-rapat dan bersiaplah menebar manfaat dengannya.

Para ulama menyarankan mengucapkan kalimat tauhid ketika membuang sesuatu yang membahayakan dari jalan, sehingga terhimpun bagian iman yang rendah dan yang tinggi. Itulah maksud menggabungkan dua iman.


:: Artikel oleh: Ustadz Faisal Kunhi, SHI, MA | sekarang tinggal di Tanah Abang, Jakarta Pusat | Follow twitter: @faisalkunhi



Artikel Terkait:



0 komentar :

Posting Komentar