RUMAH MOTIVASI ONLINE, ditulis oleh Cecep Y Pramana
Twitter: @CepPangeran |
Path: Cepy Pramana | Facebook: Cepy Pramana | Instagram: CepPangeran | Foursquare: Cecep Y Pramana | Kompasiana: cepypramana


Jumat, 16 Januari 2015

Janganlah Takabbur atau Sombong


Dan sungguh, Kami telah menciptakan kamu, kemudian membentuk tubuhmu, kemudian Kami berfirman kepada para malaikat, “Bersujudlah kamu kepada Adam”, maka mereka pun sujud kecuali iblis. Ia (iblis) tidak termasuk mereka yang bersujud. (Allah) berfirman, “Apakah yang menghalangimu (sehingga) kamu tidak bersujud (kepada Adam) ketika Aku menyuruhmu?” Iblis menjawab, “Aku lebih baik daripada dia, Engkau ciptakan aku dari api, sedang dia Engkau ciptakan dari tanah. (Allah) berfirman, “Maka turunlah kamu darinya (surga); karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri didalamnya. Keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk makhluk yang hina”. (QS Al A’raf: 11-13)

Takabbur atau sombong adalah menganggap dirinya lebih dengan meremehkan orang lain. Takabbur merupakan salah sifat yang diwariskan oleh iblis laknatullah. Karena dengan sebab itulah iblis laknatullah divonis berdosa dan akan dimasukkan ke dalam neraka.

Rasulullah SAW bersabda: “Tidak masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi dari sifat kesombongan”. (HR Muslim).

Dan orang yang takabbur seringkali menolak kebenaran, apalagi jika kebenaran itu datang dari orang yang kedudukannya lebih rendah dari dirinya.

Saat seseorang berlaku takabbur atau sombong, maka sangat kecil peluang baginya untuk bisa masuk ke dalam surga, sebagaimana hadist diatas. Karena itu, jika kita meninggal dalam keadaan terbebas dari kesombongan, maka akan mendapat jaminan masuk surga.

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang mati dan ia terbebas dari tiga hal, yakni sombong, fanatisme dan utang, maka ia akan masuk surga”. (HR Tirmidzi) | Cecep Y Pramana @CepPangeran



Artikel Terkait:



0 komentar :

Posting Komentar