RUMAH MOTIVASI ONLINE, ditulis oleh Cecep Y Pramana
Twitter: @CepPangeran |
Path: Cepy Pramana | Facebook: Cepy Pramana | Instagram: CepPangeran | Foursquare: Cecep Y Pramana | Kompasiana: cepypramana


Sabtu, 02 Maret 2013

Tanda dari orang bersyukur

Rasa syukur kepada Allah SWT yang memberikan segala kehidupan ini dan merasakan diri sentiasa karena kehadiran-Nya. Allah SWT akan membalasnya dengan rahmat dan nikmat-Nya yang banyak.

Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingati kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku”. (QS Al Baqarah: 152).

Manusia adalah mahluk Allah yang paling sempurna, dan paling banyak menerima karunia-Nya jika dibanding dengan yang lainnya. Hanya saja terkadang manusia itu lupa untuk mensyukuri semua karunia yang telah Allah SWT berikan itu.

Demikian dikatakan ustad Aan Suherlan pada pengajian bapak-bapak di Komplek PKPU, Jl Sirojul Munir Kp Bojongsari Jatiasih Bekasi dimana saya juga tinggal di komplek tersebut.

Pengajian ini adalah pengajian ketiga yang diadakan tiap awal bulan pertama hari Sabtu. Untuk bulan Maret 2013 ini, pengajian diadakan di rumah ustad Samiyono, tanggal 2 Maret 2013 dengan MC pak Ena Sabana dan yang memberikan tausiyah adalah ustad Aan Suherlan dengan tema "Tanda-tanda Orang Bersyukur".

Pada kesempatan itu, ustad Aan juga mengajak pada pribadi dan semua yang hadiri di pengajian untuk selalu meningkatkan ketakwaan kepada Allah yang telah melimpahkan nikmat kepada kita, baik nikmat yang tampak maupun yang tidak tampak.

Bersyukur kepada Allah SWT atas semua nikmat yang telah diberikan kepada kita dengan jalan berpegang teguh pada ajaran Allah dan selalu ingat kepada-Nya.

Pikirkanlah diri kita, adakah bermanfaat bagi kita apa yang telah di anugrahkan Allah berupa pendengaran, akal dan pengelihatan, dan apa yang telah dianugrahkan Allah berupa harta kekayaan dan kemuliaan, serta nikmat terbesar yaitu nikmat iman dan islam.

Aan juga mengatakan bahwa karunia Ilahi yang datang silih berganti tanpa pernah kita syukuri hanya akan menambah kemurkaan Allah semata. Dan banyak nikmat Allah yang telah kita sia-siakan. Dari yang terkecil hingga besar.

“Bisa kita bayangkan, seandainya udara yang kita hirup dihargai dengan uang. Berapa banyak uang yang kita keluarkan hanya untuk membeli udara,” kata ustad Aan dihadapan bapak-bapak yang hadir.

Pengajian di bulan Maret ini dihadiri; Pak Imam Zarkasi, Supriyanto, Brotomoyo, Bobby Cahyono, Jajang Ibrahim, Aan Suherlan, Ferry Suranto, Jumroni, Samiyono, Heru Kusnanto, Riyanto, Ena Sabana, Suhendri dan saya sendiri Cecep Y Pramana (Cepy).

Ustad Aan juga menjelaskan tentang tanda-tanda dari orang yang bersyukur, yaitu: Pertama, orang yang beryukur dengan semakin banyak rezekinya, maka ia akan semakin bertambah pula dengan mengeluarkan zakat, infak, shadaqah, serta semakin ikhlas dalam hidupnya.

Kedua, orang yang bersyukur akan selalu senantiasa berusaha mati-matian shalat di awal waktu, kecuali ada halangan atau udzur syar’i. Ketiga, mudah sekali qiyamul lail atau shalat malam (tahajjud). Ini sebagai tanda-tanda orang yang bersyukur.

Keempat, akan selalu tenang dan tentram, selalu gembira dan riang hatinya. Kelima, orang yang selalu bersyukur tandanya ia selalu disenangi dan disegani oleh banyak orang. Keenam, mudah sekali menerima ilham/petunjuk dan banyak karya serta prestasinya.

Ketujuh, tanda-tanda orang yang bersyukur adalah seringkali mendapat tambahan-tambahan karunia dari Allah SWT dan terakhir dari tanda-tanda orang yang bersyukur adalah selalu dijauhkan dari laknat dan adzab Allah SWT. Semoga Allah SWT selalu memberikan kebaikan dan keberkahan untuk kita semuanya. Amin.


Artikel Terkait:



0 komentar :

Posting Komentar